Senin, 25 Januari 2016

Mengenal Obat Amandel Tradisional yang Mudah Didapat


Mengenal Obat Amandel Tradisional yang Mudah DidapatObat amandel tradisional bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengobati pembengkakkan amandel. Obat tradisional murah dan mudah didapat, lebih aman, dan tidak memberikan efek samping. Amandel yang bengkak bisa mengakibatkan harus dioperasi jika dibiarkan begitu saja dan tidak segera diatasi. Obat tradisional ini terutama cocok untuk sakit amandel ringan ataupun masih pada tahap awal. Jika sudah parah lebih baik diperiksakan ke dokter, dan obat tradisional ini sebagai pendamping obat kimia untuk membantu mempercepat penyembuhan.
Pada dasarnya amandel sendiri bukanlah nama penyakit. Amandel adalah nama dari kelenjar getah bening pada sisi kiri-kanan pada bagian belakang rongga mulut. Pada anak usia kurang dari 6 tahun berguna melawan berbagai macam infeksi penyakit. Barulah setelah seseorang melewati usia 6 tahun, fungsi amandel untuk mempertahankan tubuh dari gangguan penyakit akan mulai tergantikan dengan bagian-bagian tubuh yang lainnya. Seiring berjalannya waktu dan seiring bertambahnya usia, ukuran amandel seseorang makin lama semakin mengecil. Ukurannya hanya membesar apabila terjadi peradangan saja.

Berbagai Obat Amandel Tradisional untuk Meredakan Peradangan

Obat amandel tradisional cocok untuk mengobati amandel yang meradang. Amandel sendiri sebetulnya tidak mudah mengalami peradangan, kecuali secara terus menerus terpapar oleh penyebabnya. Penyebab peradangan amandel selengkapnya di bahas di halaman 2 dari artikel ini. Oleh karenanya amandel ini mudah untuk diobati. Untuk peradangan ringan cocok diobati dengan obat tradisional ini, sedangkan untuk yang berat, dapat dicoba juga, jika tidak segera berkurang radangnya atau bahkan bertambah, sebaiknya diperiksakan ke dokter. Berikut beberapa obat amandel tradisional yang sudah cukup terbukti dan panduan cara mengonsumsinya.
  1. Obat Tradisional dari Jeruk Nipis
Jeruk nipis memiliki kandungan zat anti bakteri sehingga sangat cocok dan bagus untuk kesehatan. Untuk mengobati amandel, pertama silahkan Anda sediakan 2 buah jeruk nipis dan ½ sendok teh kapur sirih. Cara pembuatannya sangat mudah, ambil dua jeruk nipis yang sudah Anda persiapkan tadi lalu peras airnya, tambahkan kapur sirih, kemudian aduk dengan rata. Minum ramuan tradisional tersebut beberapa kali dalam sehari secara teratur, terutama malam sebelum tidur. Jangan berhenti konsumsi ramuan tradisional ini sebelum amandel bengkak Anda sembuh.
  1. Obat Tradisional dari Mengkudu dan Madu
Selain jeruk nipis, ternyata berbagai kandungan gizi, vitamin dan nutrisi yang ada pada mengkudu dan madu ini membuatnya cocok sebagai obat amandel tradisional. Mengkudu memang rasanya tidak enak, namun mungkin rasanya akan sedikit teratasi jika dicampur dengan madu. Ambil dua buah mengkudu, cuci, lalu parut atau peras dan saring ampasnya, dan terakhir tambahkan dengan air panas. Tunggu hingga menjadi hangat, lalu tambahkan madu secukupnya, aduk hingga merata lalu konsumsilah secara rutin 3 kali sehari. Jika diminum secara teratur, cukup efektif meredakan penyakit amandel bengkak Anda.
  1. Obat Tradisional dari Kulit Manggis
Obat amandel tradisional selanjutnya adalah kulit manggis. Kulit manggis memang memiliki banyak kandungan yang bisa menyehatkan tubuh dan bisa melawan berbagai penyakit, salah satunya sebagai obat amandel bengkak. Nah, cara pembuatannya juga mudah. Pertama Anda sediakan kulit manggis kurang lebih 15 gram dan minyak daun mint. Rebus kulit manggis dengan dua botol air dan tunggu sampai tersisa satu botol air. Kemudian teteskan minyak daun mint dan aduk hingga merata. Gunakan ramuan tersebut untuk berkumur-kumur selama beberapa hari sampai peradangannya sembuh.
Mengetahui obat amandel tradisional saja tidak cukup untuk mengatasi sakit amandel bengkak ini, Anda sebaiknya juga mengetahui penyebab-penyebabnya untuk dihindari supaya pengobatannya efektif, baca kelanjutannya di halaman 2.

Pilihan Buah yang Bagus untuk Diet Secara Alami


Pilihan Buah yang Bagus untuk Diet Secara AlamiAda beberapa buah yang bagus untuk diet yang dapat membantu menurunkan berat badan secara alami. Kaya akan serat yang membantu mengefisienkan pencernaan dan rendah kalori menjadi alasan utama buah-buahan tersebut cocok untuk dikonsumsi selama melakukan program diet. Hampir seluruh program diet yang sehat dan ideal menganjurkan konsumsi buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan menjadi salah satu yang wajib dalam menu diet mayo. Mengonsumsi buah saat tidak melakukan diet pun akan membuat berat badan terjaga dan tubuh tidak melar.
Selain untuk tujuan diet, kandungan gizi dan vitamin yang ada di dalam berbagai jenis buah-buahan juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Jadi pada dasarnya mengonsumsi buah bukan hanya ditujukan atau diwajibkan untuk orang yang sedang diet saja, tetapi juga untuk semua orang sehat agar tetap bisa menjaga kesehatannya. Diet sehat adalah sebuah program yang mengatur pola makan dan pola hidup untuk menjadi lebih sehat dan lebih baik yang bertujuan agar berat badan berlebih bisa segera berkurang. Banyak sekali program diet yang diciptakan dan sudah dipublikasikan. Akan tetapi, ternyata juga cukup banyak orang yang program dietnya gagal. Kira-kira apa penyebabnya?

Mengonsumsi Buah yang Bagus untuk Diet Agar Berat Badan Cepat Turun

Sebagian besar kesalahan yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang pada akhirnya gagal di akhir program dietnya adalah mereka yang tidak mengimbanginya dengan pola makanan yang sehat dan juga tidak diimbangi dengan berolahraga. Terkadang ada orang yang benar-benar tidak suka buah dan hanya mengonsumsi sayur. Meskipun kelihatannya sepele, tetapi peranan buah tentu tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan sayuran. Berolahraga secara rutin selama Anda menjalankan program diet juga sangat penting. Hal-hal inilah yang menjadi kunci sukses menguruskan badan secara alami.
Lalu, buah apa saja yang cocok untuk membantu menurunkan berat badan? Berikut selengkapnya.

1. Pisang

Buah pisang adalah salah satu jenis buah yang sangat mudah ditemukan di daerah-daerah tropis seperti di Indonesia. Dan di sekitar rumah Anda, Anda juga pasti tidak akan kesulitan menemukan pohon pisang atau penjual buah pisang. Pada dasarnya banyak sekali manfaat atau khasiat yang bisa Anda dapatkan dari buah pisang ini. Dan salah satu manfaatnya adalah untuk melancarkan program diet Anda. Pisang memiliki kandungan serat dan tinggi dan juga sangat rendah kalori, sehingga sampai saat ini buah pisang masih menjadi buah yang bagus untuk diet dan banyak disukai oleh orang karena rasanya yang juga lezat. Selain itu buah yang identik dengan warna kuning atau hijau ini juga mengandung karbohidrat kompleks yang baik untuk diet.

2. Apel

Buah yang bagus untuk diet selanjutnya adalah buah apel. Jenis buah yang terkadang berwarna merah, hijau atau kuning ini adalah salah satu buah yang rasanya lezat dan nikmat untuk dibuat menjadi berbagai olahan. Sebut saja jus apel, keripik apel, dan sebagainya. Buah apel ini adalah jenis buah yang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan sangat baik dikonsumsi sehari-hari. Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, Anda bisa mengganti camilan Anda dengan buah apel. Sama seperti buah pisang, apel juga mengandung serat yang tinggi sehingga bagus untuk pencernaan. Selain itu, tanpa Anda sadari ketika Anda menggigit buah apel, buah apel bisa menjaga kesehatan gigi Anda.

3. Pepaya

Buah pepaya adalah salah satu buah pendamping diet yang sangat bagus dan banyak manfaatnya. Seperti yang kita ketahui bersama, buah pepaya adalah salah satu jenis buah yang kandungan seratnya sangat tinggi sehigga dengan mengonsumsi buah pepaya Anda juga bisa membantu memelihara kesehatan pencernaan Anda. Lalu apa hubugannya dengan diet? Tentu saja ada, jadi jika saluran pencernaan bekerja dengan baik, maka tumpukan lemak yang ada di dalam tubuh pun akan ikut terbuang dari tubuh dan proses penurunan berat badan semakin cepat. Selain untuk orang yang sedang diet, bagi Anda yang baru saja hamil atau para lansia buah pepaya sangat banyak manfaatnya untuk melancarkan buang air besar.
Lalu buah apa lagi yang bagus untuk diet? berlanjut ke halaman 2

Delapan Obat Demam Tradisional dan Alami Paling Efektif


Delapan Obat Demam Tradisional dan Alami Paling EfektifObat demam tradisional dapat menjadi salah satu alternatif utama dalam mengatasi demam terkadang menyapa tubuh kita. Sakit panas atau demam merupakan suatu penyakit yang melumpuhkan kita. Demam seringkali membuat badan tidak segar, merasa tidak bertenaga dan ujung-ujungnya mengharuskan kita untuk beristirahat di tempat tidur. Padahal, masih banyak pekerjaan kantor, rumah tangga atau sekolah yang perlu kita kerjakan.

Daftar Obat Demam Tradisional dan Alami

Pada jaman sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan obat apotik seperti parasetamol atau ibuprofen sebagai pertolongan pertama saat demam. Dan banyak orang yang melupakan bahwa ternyata ada obat demam tradisional yang juga tidak kalah ampuh dibandingkan obat-obatan pabrik tersebut. Obat demam tradisional pastinya memberikan efek samping yang lebih kecil dan juga tidak kalah efektif dengan obat demam apotik. Jadi, tidak ada salahnya menggunakan obat demam tradisional sebagai pilihan obat pertama untuk menurunkan demam. Berikut adalah contoh obat demam tradisional yang efektif dan mudah dibuat:
  • Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans)
Obat demam tradisional ini mengandung senyawa minyak atsiri yang mempunyai manfaat untuk menurunkan panas. Biasanya yang digunakan adalah rimpang dari tanaman ini yang berwarna putih kekuningan dan rasanya pahit. Cara membuatnya: Cuci 10 gram umbi lempuyang emprit sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1/2 gelas air panas pada parutan tersebut dan aduk rata. Setelah dingin, peras dan ambil sarinya. Campurkan dengan 2 sendok makan (sdm) madu bunga kapuk dan aduk rata. Berikan ramuan ini 3 kali sehari.
  • Kunyit (Curcuma longa)
Selain menjadi bumbu makanan, kunyit pun dapat berperan sebagai obat demam tradisional. Kunyit mengandung minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang mempunyai manfaat sebagai antibakteri, antioksidan serta anti-inflamasi (anti radang). Ramun herbal ini pun dapat turut meningkatkan daya tahan tubuh. Umumnya, rimpang kunyit yang berwarna oranye lah yang dipakai untuk membuat ramuan ini. Cara membuatnya: Cuci 10 gram umbi kunyit sampai bersih. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas lalu aduk rata. Setelah dingin, peras dan ambil sarinya. Tambahkan perasan 1/2 buah jeruk nipis. Lalu campurkan ramuan dengan 2 sdm madu bunga kapuk dan aduk rata. Bagi ramuan menjadi 3 bagian dan berikan 3 kali sehari.
  • Pegagan (Centella asiatica L.)
Tumbuhan herbal ini lkadang disebut sebagai daun kaki kuda yang biasanya tumbuh merayap menutupi tanah. Daun obat demam tradisional ini berwarna hijua dan berbentuk seperti kipas ginjal. Pegagan mengandung triterpenoid, saponin, hydrocotyline serta vellarine. Selain menurunkan panas, tumbuhan ini pun mampu merevitalisasi tubuh dan pembuluh darah serta memperkuat struktur jaringan tubuh. Pegagan pun bersifat menyejukkan, menambah tenaga dan dapat menambah nafsu makan. Cara membuatnya: Cuci bersih 1 genggam daun pegagan segar, lalu rebuh dengan 2 gelas air hingga mendidih. Biarkan cairan hingga tinggal tersisa sekitar satu gelas (250 ml). Bagi ramuan menjadi 3 bagian dan minum sehari 3 kali.
  • Sambiloto (Andrographis paniculata)
Seluruh bagian dari tanaman ini dapat digunakan sebagai obat demam tradisional. Sambiloto memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), glucosides, diterpene dan flavonoid yang mampu menurunkan suhu tubuh yang tinggi. Tanaman ini pun sudah diteliti keampuhannya dalam mengobati demam. Pada tahun 1991, penelitian di Thailand menyatakan bahwa 6 gram sambiloto per hari sama efektifnya dengan pemberian parasetamol (obat penurun panas di apotik). Cara membuatnya: Rebus 10 gram daun sambiloto kering beserta 25 gram umbi kunyit kering di dalam 250 ml air. Rebus hingga mendidih dan biarkan api menyala sampai airnya tinggal 100 ml. Setelah itu saring ramuan. Tunggu sampai ramuan hangat dan tambahkan 100 ml madu bunga kapuk atau mahoni dan aduk rata. Bagi ramuan ini menjadi 3 bagian dan berikan 3 kali sehari.
  • Bawang Merah (Allium cepa L.)
Selain digunakan untuk memasak, ternyata bawang merah dapat menjadi obat demam tradisional yang cukup ampuh. Bawang merah mengandung minyak atsiri, sikloaliin, kamferol, matilaliin, kuersetin dan juga floroglusin. Semua senyawa tersebut dapat menurunkan demam dan turut menjaga stamina tubuh. Cara menggunakannya: Kupas 5 butir bawang merah. Parut bawang merah secara kasar dan tambahkan dengan minyak kelapa atau baby oil secukupnya. Balurkan minyak ini ke seluruh tubuh.
  • Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.)
Dalam memilih temulawak sebagai obat demam tradisional Anda harus mengerti terlebih dahulu mengenai penampilan tanamannya. Temulawak menyerupai temu putih, namun warna bunga dan rimpangnya lah yang berbeda. Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, sedangkan temu putih berwarna putih dengan tepi merah. Rimpang temulawak berwarna jingga sampai cokelat sedangkan rimpang temu putih berwarna kuning muda. Tanaman temulawak mengandung zat aktif germacrene, zanthorrhizol, alpha betha curcumena dan senyawa berguna lainnya. Manfaatnya adalah sebagai anti-inflamasi (anti radang), antibiotik dan dapat meningkatkan pengeluaran empedu. Sejak dahulu, temulawak terkenal sebagai obat demam tradisional, penambah nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Cara membuatnya: cuci bersih 10 gram rimpang temulawak, lalu parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas. Aduk hingga rata. Setelah dingin, peras dan ambil sarinya. Campur ramuan dengan 2 sdm madu bunga kapuk lalu aduk rata. Bagi ramuan menjadi 3 bagian dan minum ramuan ini 3 kali sehari.
  • Meniran (Phyllanthus niruri L.)
Tanaman meniran merupakan tanaman yang tingginya bisa mencapai 1 meter, tumbuh dengan liar, daunnya bulat dan merupakan daun majemuk bersirip genap. Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan sebagai obat demam tradisional. Meniran mengandung lignan, flavonoid, alkaloid, tannin, triterpenoid, Vitamin C dan lain-lain. Semuanya dapat bermanfaat untuk menurunkan panas dan meningkatkan daya tahan tubuh. Cara membuatnya: Rebus 1 genggam meniran segar dengan 2 gelas air sampai mendidih, lalu biarkan api menyala hingga air yang tersisa hanya 1 gelas. Bagi ramuan menjadi 3 bagian dan mium 3 kali sehari.
  • Air Kelapa
Selain rasanya yang manis dan enak, air kelapa dapat menjadi obat demam tradisional. Air kelapa memiliki banyak kandungan mineral antara lain kalium. Mineral ini akan membantu menjaga daya tahan dan fungsi tubuh. Pada saat demam, tubuh akan mengeluarkan banyak cairan lewat keringat dan air urin untuk menurunkan suhu tubuh. Dengan meminum air kelapa yang sejuk dan menyegarkan, penderita demam dapat menghindari keadaan dehidrasi atau kurang cairan. Perlu diingat bahwa obat demam tradisional yang dijabarkan di atas merupakan dosis untuk orang dewasa atau anak yang berumur lebih dari 12 tahun ke atas. Tidak ada salahnya mencoba meramu obat demam tradisional sebelum beralih ke obat apotik untuk meredakan demam. Namun bila suhu tubuh dan kondisi tubuh tidak kunjung membaik, jangan ragu berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal.

Berbagai Pilihan Obat Sakit Tipes dari Bahan Alami

Berbagai Pilihan Obat Sakit Tipes dari Bahan AlamiCacing memang dikenal sebagai salah satu obat sakit tipes yang paling manjur dan terpercaya sejak zaman dahulu. Akan tetapi biasanya masyarakat lebih mengandalkan obat-obatan kimia ketimbang membuat ramuan tradisional. Meskipun sama-sama terbuat dari cacing, namun terkadang obat-obatan kimia lebih berisiko menyebabkan berbagai efek samping negatif. Namun jika harus mengonsumsi ramuan tradisional yang terbuat dari cacing, sebagian besar orang mungkin akan merasa jijik atau tidak suka dengan rasanya. Maka dari itu kali ini kami akan memberikan referensi obat alami penyakit tipes selain cacing, yang bisa membantu proses pengobatan sakit tipes. Mengingat penyakit tipes ini bukanlah termasuk penyakit ringan, apalagi jika sudah semakin parah. Proses penyembuhannya pun pasti tidak sebentar, karena dalam beberapa kasus penyembuhannya bisa sampai berbulan-bulan. Lalu apa saja obat alami untuk mengobati tipes? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Pilihan Obat Sakit Tipes Alami Selain Cacing

Penyakit tipes adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh masuknya bakteri ke dalam tubuh. Dan akhirnya bakteri yang bernama Salmonella typhi ini akan menyerang dan merusak usus. Bakteri ini bisa masuk dari berbagai macam perantara, terutama makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Dengan demikian penyakit tipes tidak bisa diprediksi kapan akan menyerang tubuh. Oleh karena itu keberadaan obat-batan alami tentu akan sangat bermanfaat sebagai tindakan cepat yang bisa Anda lakukan saat Anda ataupun ada orang terdekat yang sakit tipes. Berikut ini adalah beberapa obat sakit tipes alami yang bisa Anda temukan di lingkungan sekitar.
  1. Daun Keji Beling
Daun keji beling ini adalah jenis beling yang cukup mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Daun yang keberadaannya sering disepelekan atau diabaikan ini ternyata menjadi salah satu obat alami penyakit tipes yang cukup bisa diandalkan. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan merebus 15 lembar daun keji beling dalam 2,5 liter air sampai mendidih. Setelah mendidih, dinginkan terlebih dahulu rebusan daun keji beling tersebut. Barulah setelah itu Anda saring dan ambil airnya untuk dikonsumsi sebanyak dua kali setiap hari sampai sembuh. Jika kondisinya belum cukup parah, ramuan tradisional ini cukup bisa diandalkan.
  1. Tanaman Toga
Selain daun keji beling, tanaman toga juga merupakan obat sakit tipes yang cukup mudah ditemukan keberadaannya. Ambil 10 lembar daun sambiloto, 15 gram temulawak dan juga jinten hitam. Proses pembuatannya pun tidak sulit dan tidak memakan waktu yang lama. Cuci dulu dedaunan yang sudah Anda siapkan sebelumnya, lalu potong kecil-kecil dan rebus bersama jinten hitam sampai airnya mendidih. Konsumsilah jika Anda atau orang terdekat Anda mulai mengalami gejala sakit tipes. Minum sebanyak 2 kali sehari sampai gejalanya mereda dan kondisi mulai membaik. Bahkan selain bisa menjadi obat sakit tipes, daun toga ini juga bisa menjaga kesehatan tubuh Anda.
  1. Mentimun
Mentimun adalah salah satu makanan yang sangat populer di masyarakat. Biasanya mentimun ini sangat nikmat apabila dijadikan lalapan. Nah, apabila seseorang mulai mengalami gejala-gejala atau ciri penyakit tipes, berikan beberapa buah mentimun segar. Siapkan dan cuci 3 buah mentimun segar tersebut lalu parut dan peras supaya Anda bisa mendapatkan airnya. Minumlah air perasan timun tersebut setiap pagi hari dan sore hari sampai kondisi kesehatan si penderita sembuh. Biasanya perubahan akan mulai terlihat setelah mengonsumsi obat alami penyakit tipes dari air perasan mentimun segar ini selama tujuh hari.
  1. Kunyit
Selain mentimun, kunyit ternyata juga dinilai cukup efektif untuk membantu proses penyembuhan penyakit tipes. Bumbu dapur yang satu ini tentu sangat mudah didapatkan, bahkan hampir di setiap dapur pasti ada bumbu dapur yang satu ini. Siapkan 3 rimpang kunyit yang masih segar, 1 lembar daun sambiloto dan 1 bonggo serai. Setelah itu Anda tumbuk bahan-bahan tersebut sampai halus. Barulah setelah itu Anda seduh dengan air hangat dan minumlah sampai kondisi mulai pulih. Bahkan selain bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk penyakit tipes, ramuan tradisional dari kunyit ini bisa juga Anda manfaatkan untuk menambah stamina dan menjaga kesehatan tubuh Anda.
  1. Pepaya
Untuk mengatasi gejala sakit tipes Anda juga bisa mengonsumsi buah pepaya. Buah berwarna oranye yang daging buahnya lembut dan rasanya manis. Selain sangat baik untuk pencernaan karena mengandung serat tinggi, ternyata pepaya juga berkhasiat untuk membantu proses penyembuhan sakit tipes. Untuk membuat pepaya menjadi obat sakit tipes, carilah pepaya yang masih muda. Setelah itu cuci sampai bersih dan kupas pepayanya. Yang Anda manfaatkan nantinya adalah perasan air pepayanya. Jadi yang harus Anda lakukan adalah memarut pepayanya, lalu memeras parutan tersebut sampai menghasilkan air. Konsumsi ramuan tradisional tersebut dua kali sehari sampai penyakit tipes sembuh.

Gejala Sakit Tipes dan Cara Pencegahannya

Setelah Anda mengetahui apa saja bahan-bahan alami selain cacing yang bisa dimanfaatkan sebagai obat sakit tipes, Anda juga harus mengenali apa saja gejala penyakit tipes dan juga bagaimana cara pencegahannya. Kita akan mulai dari pembahasan gejala-gejala tipes terlebih dahulu. Pertama, biasanya penderita sakit tipes akan mengalami rasa nyeri pada perutnya dan merasa mual. Bahkan biasanya diiringi dengan diare dan muntah-muntah. Selain itu badan juga akan demam tinggi sama seperti gejala sakit demam berdarah. Berat badan bisa menurun drastis karena napsu makan yang terganggu, dan tekanan darah pun akan menurun. Penderita juga biasanya akan merasa tidak semangat, lemas, pusing, dan yang paling umum dialami oleh penderita tipes adalah sakit perut. Bahkan apabila kondisinya sudah parah, penderita bahkan bisa sampai jatuh pingsan.
Lalu bagaimana cara pencegahan penyakit tipes? Cara pencegahan sakit tipes ini sebenarnya tidaklah sulit, karena yang paling penting adalah Anda harus selalu menjaga kebersihan. Bukan hanya kebersihan tubuh saja, akan tetapi Anda juga harus memantau dan menjaga kebersihan lingkungan Anda terutama saat makan. Oleh karena itu saat jajan di pinggir jalan, Anda harus memastikan apakah proses pengolahan makanannya bersih dan sehat atau justru kotor. Jika Anda memasak sendiri, pastikan Anda memasak bahan-bahan benar-benar matang terutama saat memasak telur. Beristirahatlah dengan cukup supaya sistem kekebalan tubuh Anda tidak terganggu. Maka dari itu Anda perlu beristirahat dalam waktu kurang lebih 7-8 jam setiap harinya.
Demikian penjelasan singkat yang bisa kami sampaikan mengenai apa saja obat sakit tipes yang alami selain cacing dan juga penjelasan singkat mengenai bagaimana cara pencegahan penyakit tipes. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa lebih paham tentang macam-macam obat alami penyakit tipes dan tentang pentingnya menjaga kebersihan supaya tidak mengalami gejala sakit tipes. Sekian artikel kali ini, semoga bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk Anda.

Obat Kulit Gatal Tradisional Akibat Alergi Atau Penyebab Lainnya

Penyebab gatal-gatal pada kulit ada banyak dan bervariasi, namun biasanya penyebab utama gatal pada kulit adalah karena bakteri-bakteri yang menumpuk di kulit. Maka dari itu tak heran jika orang yang kurang memperhatikan kebersihan tubuhnya akan lebih mudah terkena gatal-gatal. Bahkan jika disepelekan, gatal-gatal pada kulit bisa menjadi penyakit kulit yang lebih parah seperti dermatitis. Nah, selain bisa diakibatkan oleh bakteri, gatal-gatal pada kulit juga bisa terjadi karena alergi. Lalu kalau sudah terkena gatal-gatal, obat kulit gatal tradisional apa yang harus digunakan?
  1. Lemon dan Minyak Kelapa
Cara paling mudah untuk mengatasi gatal pada kulit adalah dengan jeruk lemon dan minyak kelapa (virgin coconut oil VCO). Caranya cukup sederhana, peras jeruk lemon, kemudian campurkan perasannya dengan minyak kelapa. Nah, cara mengobatinya adalah dengan mengoleskan campuran tersebut ke bagian kulit yang terasa gatal. Biarkan selama satu malam dan tunggu sampai gatal-gatal tersebut berkurang atau menghilang.
  1. Kunyit
Obat kulit gatal tradisional berikutnya juga bisa Anda dapatkan dari dapur, yaitu kunyit. Bahan dapur yang satu ini sudah sejak lama dipercaya bisa mengatasi berbagai macam masalah pada kulit. Akan tetapi untuk pengobatan gatal-gatal, yang Anda butuhkan adalah kunyit yang sudah tua. Tumbuk kunyit tersebut dengan beberapa lembar daun sambiloto sampai halus. Jangan lupa mencuci kunyit dan daun sambilotonya terlebih dahulu sampai bersih untuk menghindari kemungkinan terjadinya iritas kulit lain. Kemudian baru Anda oleskan hasil tumbukannya pada bagian tubuh Anda yang gatal.
  1. Lidah Buaya
Terkadang gatal yang muncul akibat alergi juga bisa sampai menimbulkan bentol-bentol yang berisi cairan, untuk gatal jenis ini Anda bisa mencoba menggunakan lidah buaya. Tanaman lidah buaya sudah lama terbukti mampu mengatasi banyak jenis penyakit kulit, baik untuk kulit gatal berair maupun kering. Potong daun lidah buaya, lalu oleskan cairan atau gelnya ke bagian kulit yang bermasalah. Anda dapat menyimpan sisa potongannya di freezer dan menggunakannya dikemudian hari, dapat disimpan selama satu minggu.
  1. Tanah Liat
Mungkin ini agak aneh, ternyata tanah liat juga bisa dimanfaatkan menjadi obat kulit gatal tradisional. Tanah liat mampu mengatasi iritasi pada kulit dan juga rasa gatal, terutama rasa gatal yang diakibatkan oleh gigitan atau sengatan serangga. Tanah liat bekerja dengan cara menarik racun-racun yang ada pada kulit sehingga rasa sakit atau rasa gatal akan berkurang. Yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan tanah liat dengan air sehingga menjadi seperti selai kacang atau setengah lumpur lalu oleskan pada bagian yang gatal. Bisa juga menggunakan tanah liat dioleskan di kain kasa terlebih dahulu baru kemudian ditutupkan pada bagian yang gatal.
Masih ada lagi cara tradisional untuk mengatasi kulit gatal akibat alergi dan gatal pada kulit sensitif yang bisa Anda coba dan beberapa tips untuk mencegah kulit gatal di halaman berikutnya.